Tingkatkan Partisipasi Masyarakat, DLH Kota Bekasi Sosialisasikan Bank Sampah

oleh -914 Dilihat
oleh

Diskusi Bekasi — Dalam upaya mengurangi timbunan sampah dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi bekerja sama dengan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Bojong Rawalumbu menggelar Sosialisasi Program Bank Sampah, bertempat di Aula Lantai 1 Kantor DLH Kota Bekasi, Sabtu (1/11/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala DLH Kota Bekasi, Kiswatiningsih, jajaran pejabat kelurahan, serta puluhan Ketua RW se-Kelurahan Bojong Rawalumbu. Sosialisasi ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat kolaborasi dengan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih, hijau, dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Kiswatiningsih menjelaskan bahwa Bank Sampah merupakan solusi konkret dalam menangani persoalan sampah dari hulu, yakni melalui pemilahan sampah sejak dari rumah tangga. Dengan sistem ini, sampah organik dan anorganik dipilah dan disetorkan ke Bank Sampah untuk diolah kembali sehingga memiliki nilai ekonomi.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan. Pengelolaan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh warga,” ujarnya.

Ia menambahkan, konsep Bank Sampah terbukti efektif dalam mengurangi volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Selain itu, program ini juga dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat, khususnya bagi ibu rumah tangga dan komunitas warga.

Ketua LPM Kelurahan Bojong Rawalumbu, Sukarna, menyambut baik langkah ini. Menurutnya, kegiatan semacam ini menjadi wadah penting untuk mengedukasi masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan.

“Kami berharap setelah kegiatan ini, setiap RW bisa memiliki unit Bank Sampah sendiri, agar pengelolaan sampah bisa dilakukan lebih sistematis dan berkelanjutan,” katanya.

Kegiatan sosialisasi juga diisi dengan pelatihan singkat pemilahan dan pengolahan sampah rumah tangga, serta simulasi mekanisme penyetoran sampah ke Bank Sampah. Peserta diajak mengenali jenis-jenis sampah yang memiliki potensi daur ulang seperti botol plastik, kertas, dan logam, serta cara penyimpanannya agar tetap bernilai jual tinggi.

Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen untuk terus mengembangkan program serupa di wilayah lain. DLH menargetkan pada tahun 2026 seluruh kecamatan di Kota Bekasi memiliki minimal satu Bank Sampah induk yang terintegrasi dengan sistem digital pengelolaan lingkungan.

Dengan langkah kolaboratif ini, Pemkot Bekasi berharap masyarakat dapat menjadi agen perubahan lingkungan, membangun kesadaran bahwa sampah bukanlah limbah, melainkan sumber daya yang bisa diolah kembali untuk masa depan yang lebih hijau.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.