Update Data Terbaru Total Penumpang Kereta Purwojaya yang Anjlok di Bekasi, Ini Penjelasan KAI

oleh -952 Dilihat
oleh

KAI Jelaskan Kronologi dan Penanganan Anjlokan KA Purwojaya di Bekasi, 219 Penumpang Dievakuasi Selamat

Update Data Terbaru Total Penumpang Kereta Purwojaya yang Anjlok di Bekasi, Ini Penjelasan KAI

Diskusi Bekasi — PT Kereta Api Indonesia (KAI) memberikan penjelasan resmi terkait insiden anjlokan Kereta Api Purwojaya relasi Gambir–Cilacap yang terjadi di jalur wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Sabtu sore, 25 Oktober 2025.

Vice President Public Relations PT KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa seluruh 219 penumpang yang berada di dalam rangkaian kereta tersebut berhasil dievakuasi dengan selamat, tanpa korban jiwa.

“Kami pastikan seluruh penumpang sudah dalam kondisi aman dan telah dievakuasi dari lokasi kejadian. Keselamatan pelanggan adalah prioritas utama KAI,” ujar Anne dalam keterangan resminya, Sabtu malam (25/10/2025).

Menurut Anne, insiden terjadi sekitar pukul 16.30 WIB di kilometer 56+½ antara Stasiun Kedunggedeh – Lemahabang. Saat itu, sebagian rangkaian kereta keluar dari rel sehingga mengganggu jalur utama lintas Jakarta–Cikampek.


Proses Evakuasi dan Penanganan Darurat

KAI segera menerjunkan tim gabungan dari Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta dan Daop 2 Bandung, dibantu alat berat berupa crane khusus perkeretaapian untuk mengevakuasi rangkaian yang anjlok.

“Proses evakuasi sarana masih terus dilakukan hingga malam hari. Kami juga berkoordinasi dengan PT KAI Logistik dan Direktorat Jenderal Perkeretaapian untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan aman,” tambah Anne.

Sementara itu, petugas dari kepolisian dan TNI turut mengamankan lokasi agar tidak terjadi kerumunan warga yang ingin melihat dari dekat. Jalur kereta api di sekitar lokasi sempat ditutup sebagian dan diberlakukan pola operasi bergantian satu jalur untuk perjalanan dari arah timur maupun barat.


Penumpang Dialihkan dan Disiapkan Transportasi Pengganti

Sebagai tindak lanjut, KAI menyiapkan kereta luar biasa (KLB) serta bus pengganti bagi penumpang yang memilih melanjutkan perjalanan melalui jalur darat.

“Kami sudah menyiapkan kereta tambahan dan bus untuk memastikan seluruh pelanggan dapat sampai ke tujuan dengan aman dan nyaman,” kata Anne.

Sebagian penumpang yang dievakuasi dari lokasi kejadian sementara dibawa ke Stasiun Cikarang untuk mendapatkan layanan lanjutan dan pemeriksaan kesehatan ringan.


Operasional Kereta Lain Masih Terkendali

Meski jalur utama sempat terganggu, perjalanan sejumlah kereta jarak jauh dan komuter tetap berjalan dengan rekayasa pola operasi bergantian. Namun, KAI mengakui terdapat potensi keterlambatan antara 30–60 menit pada beberapa jadwal keberangkatan.

“Kami memohon maaf atas keterlambatan yang terjadi akibat proses evakuasi. KAI berkomitmen melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sarana dan prasarana agar jalur bisa segera normal,” ucap Anne.


Latar Belakang dan Tindak Lanjut

Kereta Purwojaya merupakan layanan kelas eksekutif dan bisnis yang melayani rute Stasiun Gambir – Cilacap setiap hari. Insiden anjlokan ini menjadi perhatian publik karena melibatkan jalur padat lintas Bekasi yang juga dilalui oleh kereta jarak jauh dan komuter Jabodetabek.

PT KAI menyatakan akan melakukan investigasi internal bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut, termasuk kondisi rel dan roda kereta.

Hingga Minggu pagi (26/10/2025), petugas masih melakukan pembersihan jalur dan pengecekan struktur bantalan rel. Diharapkan, jalur tersebut dapat kembali normal dalam waktu dekat agar perjalanan kereta dari dan menuju Jakarta tidak terganggu.

“Kami akan terus memberikan pembaruan resmi kepada masyarakat. Kami juga mengimbau agar pelanggan selalu memperhatikan informasi perjalanan melalui kanal resmi KAI,” tutup Anne Purba.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.